logo blog

Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Jatim Dukung UKM Naik Level Ke Pasar Online

Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Jatim Dukung UKM Naik Level Ke Pasar Online

Usaha kecil menengah (UKM) sering sulit masuk pasar kelas atas. Akses yang belum terjangkau hingga kualitas yang diragukan jadi kendala. Padahal, potensi untuk meraih pasar yang lebih besar sangat tinggi.

Masalah tersebut mendapat perhatian dari Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Jawa Timur. Masih banyak anggota asosiasi para pengusaha jasa boga (katering) dan perdagangan makanan yang membangun sinergi dengan UKM.

UKM dianggap sebgai mitra bisnis yang mampu mendukung para pengusaha katering dalam membuerikan pelayanan kepada konsumen. " justru kami merangkul UKM", terang ketua APJI Suratno.

Tidak sedikit katering yang mengambil kue kecil atau makanan tradisional dari UKM. Menurut mereka, jika semua dikerjakan sendiri, pemilik katering bisa kewalahan. "Perhari bisa sampai belasan event yang kami tangani," ujar anggota APJI Jawa Timur Susmiati Rahmawati.

Tiap ketering rata-rata merangkul hingga enam UKM. Para pelaku UKM itu menyediakan makanan tradisional seperti semanggi Surabaya, bubur Madura, nasi Madura, atau kikil. Namun tentu saja mereka tidak asal comot. Anggota APJI punya standar kualitas dan higienitas yang harus dijaga. "Ini soal produk, tentu kami harus menjaga nama." ujarnya.

Rahmawati berharap UKM punya jaminan kualitas dan higienitas. Nah, disinilah peran pemerintah untuk menjamin hal itu. Dinas Kesehatan bisa memberikan sertifikasi kepada UKM. Misalnya, sertifikasi penggunaan bahan pokok dan pengolahan bahan.

UKM juga punya kesempatan dan potensi untuk menjadi besar jika bernaung bersama APJI. Salah satu yang bisa dilakukan APJI adalah memberikan rekomendasi jaminan modal.

Saat ini APJI telah menandatangani MoU dengan salah satu Bank Swasta. Melalui reomendasi yang diberikan APJI, pinjaman  bisa dapat bunga yang lebih rendah dan tanpa agunan. " Kalau kami cuma bantu yang besar, kasihan yang kecil tidak bisa naik level," ujar Suratno.

Sementara itu, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf, usaha kecil harus dibela dan dibimbing. Sebab, mereka punya potensi yang sama dengan jasa boga yang besar, "kita harus fasilitasi mereka", ujarnya di sela membuka rapat kerja daerah APJI IV di Gargen Palace Hotel kemarin.

Gus Ipul, sapaanya, berharap APJI bisa bersinergi dengan pemerintah. Sinergi itu bisa berupa peningkatan kualitas jasa boga di Jawa Timur. Menurut dia, di momen persaingan global saat ini, pengusaha katering Jawa Timur tidak boleh kalah dengan katering dari luar. "Kami ingin APJI menang di negeri sendiri", ujarnya.

Namun demikian, saat ini para pengusaha jasa boga merasakan ada penurunan bisnis dibanding tahun sebelumnya. Menurut Rahmawati, kondisi tersebut dipengaruhi ekonomi Indonesia yang gonjang ganjing.

Karena itu, program online jadi salah satu pilihan untuk meraih pasar. Itu yang sedang dilakukan Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya. Kini Pemerintah menguapayakan go online. Tidak mau ketinggalan, APJI melakukan hal yang sama. Mereka sedang menyiapkan strategi untuk masuk ke pasar online.(gal/c17/oni/jawapos)

Share this:

Enter your email address to get update from Amore Pistache.
Next
This Is The Current Newest Page
Previous
Previous Post »

No comments

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, blog ini adalah blog yang membahas berita kuliner. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Copyright © 2015. Amore Pistache - All Rights Reserved
Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger